BUOL, SULAWESI TENGAH – Aroma persaingan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region V 2026 semakin terasa panas. Baru sepekan setelah hiruk-pikuk Seri 2 di Tatelu, Minahasa Utara, para pembalap terbaik kawasan timur Indonesia kembali bersiap menggeber motor mereka. Kali ini, perhatian pecinta grasstrack akan tertuju ke Sirkuit Pogogul, Buol, Sulawesi Tengah, yang pada 4–5 Juli 2026 menjadi tuan rumah putaran ketiga.

Seri ini bukan sekadar perpindahan lokasi balap. Buol menjadi titik penting dalam perebutan gelar juara musim ini. Dengan klasemen yang masih sangat rapat, setiap moto, setiap tikungan, bahkan setiap poin akan menentukan arah persaingan menuju putaran-putaran berikutnya.
Jika seri pembuka menjadi ajang saling membaca kekuatan, lalu seri kedua menjadi panggung pembuktian, maka seri ketiga dipastikan menjadi awal dari pertarungan sesungguhnya. Semua mata tertuju pada satu kelas paling bergengsi: Kategori PRO.
Di sinilah rivalitas yang mulai terbentuk sejak Seri 2 dipastikan kembali berlanjut. Nama Breifel Wales kembali menjadi sorotan. Rider andalan Pangeran 05 McJoe Racing Team datang ke Buol dengan status sebagai Juara Umum Kategori PRO Seri 1 dan 2. Gelar Juara Umum kategori tersebut bukan diperoleh dengan mudah. Sepanjang akhir pekan di Tatelu, Breifel harus mengerahkan seluruh pengalaman dan ketenangannya untuk menghadapi tekanan para rival.

Hingga race terakhir, perebutan poin masih berlangsung sengit. Bahkan, Breifel baru mampu mengunci gelar juara umum dengan selisih hanya lima poin dari pesaing terdekatnya. Selisih yang sangat tipis itu menjadi bukti bahwa dominasi seorang pembalap kini semakin sulit dipertahankan. Kompetisi Kejurnas Region V musim 2026 benar-benar menghadirkan kualitas persaingan yang jauh lebih merata dibanding musim-musim sebelumnya.
Baca Juga: https://www.grasstrackid.com/gallery-kejurnas-grasstack-region-v-seri-2-tatelu-sulawesi-utara/
Namun tantangan terbesar Breifel justru datang dari sosok yang sangat mengenalnya. Dialah Aril Salontahe. Aril adalah mantan rekan setim yang lagi naik daun setelah sempat menjadi juara di Kejurnas motocross 2026 round 3, Sumedang Jawa Barat pada kelas MX2 Novice.

Pembalap asal Bitung yang memiliki KIS provinsi Sulawesi Tengah ini akan membela MAMI STORE 241 MXTeam asal Luwuk Banggai di buol. Aril yang agresif, percaya diri, dan tidak ragu memberikan tekanan kepada para pembalap senior.
Pernah Satu Tim, Membuat Keduanya Saling Paham Karakter Masing-Masing.
Breifel tahu bagaimana Aril mengambil racing line ketika memasuki tikungan. Sebaliknya, Aril juga memahami bagaimana seniornya tersebut membangun ritme balapan hingga lap-lap akhir.
Dalam dunia balap, mengenal lawan sering kali menjadi keuntungan. Tetapi ketika kedua pembalap sama-sama saling mengenal, keuntungan tersebut otomatis menghilang. Yang tersisa hanyalah kemampuan mengeksekusi strategi di lintasan.

Breifel datang dengan modal pengalaman. Jam terbangnya yang tinggi membuat pembalap ini dikenal tenang menghadapi tekanan. Ia jarang melakukan kesalahan, mampu membaca kondisi lintasan dengan cepat, serta piawai menjaga konsistensi hingga race terakhir.
Sebaliknya, Aril membawa energi generasi baru. Usianya yang lebih muda membuat gaya balapnya lebih agresif. Ia tidak segan mengambil celah sempit ketika peluang muncul. Kecepatan murni yang dimilikinya membuat banyak pembalap senior harus bekerja ekstra keras untuk tetap berada di depan.
Breifel Wales Pimpin Perolehan Poin Sementara
Setelah menyelesaikan dua seri dalam rangkaian seri kejurnas grasstrack region V, Pembalap andalan dari tim Pangeran 05 McJoe, Breifel Wales memimpin klasemen.

Kini semua tinggal menunggu gate start terbuka. Akankah Breifel Wales kembali menunjukkan mengapa dirinya masih menjadi salah satu pembalap paling komplet di Region V? atau mampukah Aril Salontahe memanfaatkan momentum tampil di tanah Sulawesi Tengah untuk merebut kembali poin yang sempat lepas di Tatelu? Ataukah justru akan muncul nama baru yang mencuri perhatian dan mengacak peta persaingan kategori PRO?
Jawabannya akan tersaji pada 4–5 Juli 2026 di Sirkuit Pogogul, Buol.


