Tim Asal Ratatotok matangkan persiapan untuk Big Event Grasstrack Sulawesi Utara yakni Kejurnas Grasstrack Region V Seri 2 yang akan berlangsung di sirkuit Pangeran 05 McJoe, Tatelu Sulawesi Utara. Sejumlah nama besar yang memiliki reputasi mentereng di dunia grasstrack dan motocross nasional dipastikan akan memperkuat tim dalam perburuan podium pada berbagai kelas yang diperlombakan.
Gandeng Mario Salontahe
Kehadiran PANGERAN GOLD HUNTER EK11 KORUA Racing Team menjadi salah satu sorotan utama menjelang gelaran akbar tersebut. Pasalnya, tim ini berhasil mendatangkan salah satu pembalap senior dan disegani di Sulawesi, yakni Mario Salontahe 210. Nama Mario sudah sangat dikenal oleh para pecinta balap tanah di kawasan Indonesia Timur. Gaya balap agresif, keberanian dalam duel lintasan, serta konsistensi meraih hasil terbaik membuat pembalap asal Danowudu, Kota Bitung itu mendapat julukan yang begitu melekat di kalangan penggemar, yakni “Cabu Cabu Paku”.

Julukan “Cabu Cabu Paku” lahir bukan tanpa alasan. Karakter balap Mario dikenal sangat agresif, berani mengambil risiko, dan tidak pernah menyerah hingga garis finis. Dalam banyak kesempatan, dirinya mampu melakukan manuver-manuver spektakuler terutama saat melewati Berm yang membuat para penonton terpukau. Tidak jarang pula Mario berhasil membalikkan keadaan setelah start kurang maksimal dan akhirnya menembus posisi terdepan berkat kemampuan race craft yang luar biasa.

Bergabungnya Mario bersama PANGERAN GOLD HUNTER EK KORUA Racing Team menjadi sinyal kuat bahwa tim Ratatotok siap tampil sebagai penantang serius pada event Tatelu nanti. Dukungan mekanik berpengalaman, persiapan motor yang matang, serta chemistry yang terus dibangun antara pembalap dan tim menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut.
Mario sendiri diperkirakan akan menjadi salah satu magnet utama yang menarik perhatian ribuan penonton di Sirkuit Pangeran 05 McJoe Tatelu. Kehadirannya diyakini akan menghadirkan pertarungan sengit melawan para rider papan atas yang juga akan turun di kelas Kejurnas Pro maupun Open Pro.
Tandem Bersama Frando Kawung
Tidak hanya mengandalkan Mario Salontahe, PANGERAN GOLD HUNTER EK KORUA Racing Team juga memasang pembalap senior asal sulawesi utara, yakni Boyo Frando Kawung. Nama Boyo selama ini dikenal sebagai salah satu pembalap senior yang dimiliki Sulawesi Utara. Dengan pengalaman yang sangat panjang di dunia grasstrack, Boyo menjadi sosok yang mampu memberikan kontribusi besar bagi tim.

Duet Mario Salontahe dan Boyo Frando Kawung diprediksi menjadi salah satu pasangan pembalap yang bisa berbicara lebih di event Tatelu nanti. Keduanya memiliki karakter balap yang berbeda namun saling melengkapi. Mario dikenal sangat agresif dan eksplosif, sementara Boyo tampil lebih tenang, matang, dan penuh perhitungan.
Regenerasi Berjalan, Esar Jonathan Lopo Jadi Andalan U23
Pada kategori pembalap muda, PANGERAN GOLD HUNTER EK KORUA Racing Team juga menghadirkan talenta muda yang sempat memperkuat Tim PON Sulut, yakni Esar Jonathan Lopo. Nama Esar dalam beberapa tahun terakhir mulai mencuri perhatian pecinta grasstrack Sulawesi Utara. Rider muda ini dikenal memiliki bakat besar. Kemampuannya dalam membaca lintasan serta menjaga konsistensi selama balapan membuatnya disebut sebagai salah satu pembalap masa depan Sulut dengan catatan bisa terus menjaga perfoma. Seperti yang dia tunjukan saat tampil di event grasstrack Bone Bolango.
Kepercayaan yang diberikan tim kepada Esar bukanlah tanpa alasan. Pembalap muda tersebut telah menunjukkan performa yang menjanjikan dalam berbagai event regional maupun open tournament. Dengan usia yang masih muda, Esar memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu pembalap elite Sulawesi di masa mendatang.

Bersama Esar Lopo tim ini juga bakal menyertakan juniornnya Untuk memperkuat sektor pembalap muda, tim juga mempercayakan satu slot kepada rider asal Basaan, Minahasa Tenggara, yakni Khenzy Rondonuwu.

Target Podium dan Kebanggaan Ratatotok
Dengan komposisi pembalap yang dihuni Mario Salontahe dan Boyo Frando Kawung di Pro, ditambah Esar Jonathan Lopo, dan Khenzy Rondonuwu, target tinggi tentu menjadi hal yang wajar bagi tim asal Ratatotok tersebut. Meskipun persaingan dipastikan berlangsung ketat, manajemen tim tetap optimistis mampu bersaing di papan atas.

Owner Tim EK mengungkapkan bahwa jelang event, para pembalap terus berlatih fisik dan teknik yang dipusatkan di sirkuit Bintang, Danowudu Bitung. Disinggung perihal target tim, Saya minta kepada para pembalap nantinya untuk fokus dan all out di sirkuit, tutur EK.

