GRASSTRACK ID – News and Gallery

ART Industries, Tahun 2016 banyak support pembalap grasstrack

artfeatured
Share Yuk!
Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Produk decal dan jersey balap ini memang sudah lama hadir di kalangan pecinta grasstrack. Lokasinya yang berada di Jawa Tengah membuat ART Industries menjadi salah satu tujuan para grasstracker Jawa Tengah. Tetapi jangan salah, tahun ini ART Industries semakin melebarkan sayap dan berkembang peminatnya tidak hanya pembalap Jawa Tengah tetapi juga pembalap nasional.

Kejar deadline
Kejar deadline

Saat grasstrack_id mengunjungi workshop ART Industries terlihat beberapa orang sibuk dengan komputer dan beberapa designnya. Memang, musim balap 2016 sudah akan dimulai. Apalagi awal tahun seperti ini biasanya banyak team maupun pembalap yang mengganti decal motor lama dengan yang baru. “Ngejar kejurnas juga sih, tapi untuk yang grasstrack sudah dibereskan kemarin dan ini tinggal sisanya aja” terang Artha si Pemilik.

Langkah baru di musim ini ART Industries memberikan support beberapa pembalap, mulai dari Jawa Tengah hingga luar pulau Jawa. Mereka yang tergabung dalam squadnya antara lain seperti Lantian Juan (Jawa Timur), Farudila Adam (Jawa Timur), Chikal Faizal (Jawa Barat), Diki Karapan (Lampung) dan Tedy Plavix (Jawa Tengah). “Tahun ini memang banyak yang kita support mas, cuma ya kita support dalam bentuk decal saja” tegasnya.

Artha Novilian, owner ART Industries
Artha Novilian, owner ART Industries

Masalah kualitas decal, ART Industries sangat memperhatikan kualitas produknya. Tidak tanggung-tanggung, produk bahan yang digunakan langsung import dari luar. Begitu pula dengan pola decal yang digunakan, tidak asal mengukur dari contoh cover set yang ada. Pola decal yang digunakan ART Industries juga didatangkan dari luar negeri. Sehingga keakuratan ukuran decal dengan ukuran cover set nyaris sempurna. “Untuk decal sendiri kita akan meningkatkan ke kualitas yang lebih tinggi lagi dari segi bahan baku, sampai sekarang masih menunggu untuk risetnya” tambah Artha yang juga hobi berbisnis.