BMR TRAC sukses mengelar eksebisi grasstrack sabtu kemarin di tanoyan utara, Kotamobagu, Sulawesi Utara. Animo grasstrack di provinsi Sulawesi utara begitu tinggi, namun semenjak semenjak pandemic covid-19 melanda, cabang olahraga (cabor) yang satu ini seperti tertidur.
Apabila menilik kebelakang, provinsi ini pernah menelurkan nama juara nasional baik di motocross maupun grasstrack. Andre Sondakh pernah menorehkan tinta emas sebagai juara nasional motoross.
Keberhasilannya di motocross berimbas positif di grasstrack. Refal Sumolang, Vernando Tulandi, Siro Kanal, dan Mario Salontahe adalah deretan nama pembalap asal Sulawesi utara yang pernah menjadi juara nasional.
Eksebisi grasstrack ini digelar bersamaan dengan pagelaran event trail adventure dengan memperlombakan 2 kelas yakni Sport trail dan Special Engine.
Walaupun hanya sebatas eksebisi, pagelaran ini sukses menyedot masyarakat bolaangmongondow untuk datang ke sirkuit tanoyan. Kedepannya kami berencana untuk menggelar event resmi, tutur sekretaris panitia Rizky p.Mohama.S.Hut
Pada kelas Sport trail yang dibagi dalam 3 Heat, terjadi pertarungan yang seru diantara para pembalap. Regulasi yang hanya meloloskan 3 pembalap di setiap heat, tak anyal membuat pembalap bertarung habis-habisan untuk masuk top three sebagai syarat bisa tampil di final.
Pembalap tuan rumah Rommy Ginoga menjadi yang terbaik di kelas ini. Walaupun sempat mendapat perlawanan ketat dari Demberlee kawung di 2 putaran awal, ia dapat menperlebar jarak dan mengamankan posisi pertama.
Demberlee Kawung yang membawa panji C1RT harus puas di posisi runner up. Sedangkan di posisi ke tiga, direbut oleh Riil Kapojos.
Riil kapoyos mengungkapkan bahwa, semoga dengan adanya kegiatan eksebisi ini, bisa kembali membuka jalan untuk event grasstrack di Sulawesi utara.
Sedangkan di kelas Special Engine s/d 250cc, Andre Sondakh masih terlalu tangguh untuk ditaklukan para pesaingnya. Selepas start langkahnya sudah tak terbendung oleh pembalap lainnya.
Nasib kurang beruntung dialami, Riil Kapojos dan Demberlee kawung. Walaupun keduanya sempat fight dengan andre sondakh namun, keduanya harus terhenti karena mengalami engine trouble.
Setelah mendapat hasil yang kurang bagus di kelas Sport Trail, Hizkia Lelet dari tim HAM Modoinding, akhirnya bisa mengamankan posisi kedua di kelas ini diikuti Sandy Prayoga di posisi ketiga.
Sebenarnya panitia ingin menambah jumlah kelas yang dipertandingkan namun pendeknya waktu maka panitia hanya membuka dua kelas, yaitu kelas sport trail dan kelas special engine, tambah Rano Nabongkalaon

