GRASSTRACK ID

2 Event Beruntun Lahirkan 2 Juara Umum Berbeda

cover-alc-buana-jaya

Lampung – Untuk menghibur masyarakat yang sedang libur panjang akhir pekan lalu, Lampung menggelar 2 event beruntun selama 4 hari. ALC Cup 2016 digelar pada tanggal 10-11 September 2016 di Sirkuit ALC Ganti Mulyo Pekalongan-Lampung Timur. Sedangkan hari berikutnya (12-13 September 2016) digelar event Buana Jaya Cup 2016 di Sirkuit Buana Jaya Seputih Banyak-Lampung Tengah. Kedua event tersebut tentu memikat hati pembalap, terutama untuk pembalap Senior Lampung.

hereuyphotography-1473814560641
Diki Karapan Juara Umum Senior ALC Cup 2016

Nama-nama seperti Toying SS, Diki Karapan, Opick Beke, dan Wicak Sambera menghiasi starting grid ALC Cup 2016. Diki Karapan dari tim Karapan Frame 21 Speed ART Industries TIK Racing berhasil merebut Juara Umum Senior ALC Cup setelah sebelumnya bertarung sengit dengan Toying SS. Hasil kurang baik diperoleh Rinto Leupeut yang notabene salah satu pembalap yang diperhitungkan dikelas Junior. Dia harus merelakan gelar Juara Umum Junior ALC Cup pada Doni Jet dari tim BTRT Bujang Tanggung Racing Team feat TIK Racing.

opick
Opick Beke Juara Umum Senior Buana Jaya Cup

Berlanjut ke event berikutnya, Diki Karapan yang sedang on fire bertekad meraih Juara Umum lagi di event Buana Jaya Cup. Langkah Diki pun terganjal penampilan Opick Beke dan Toying SS yang tak mau Diki meraih Juara Umum lagi. Hanya berbeda 2 poin saja, 134 dan 136 poin, Opick Beke berhasil mengungguli Diki untuk jadi Juara Umum Senior Buana Jaya Cup. “Senang dan bahagia yang pasti, ngerasa bangga banget karena  ini JU (Juara Umum) perdana saya di kelas Senior Lampung”, jelas Opick Beke dari tim ART NJ TIK Racing feat AMS Gragas Exausht pd cermin. Dilain sisi, hasil Buana Jaya Cup memberikan motivasi tersendiri untuk Diki Karapan. “Perasaan saya istimewa mas, di event pertama ALC Cup dapat hasil podium 1 2 2 dan JU. Trus di event tadi (Buana Jaya Cup) dapet podium 1 2 3. Meski kecewa gak dapet Juara Umum tapi cukup senang dengan bersaingnya kompetitor-kompetitor muda. Bisa menjadi pacuan semangat untuk kedepannya lebih baik”, terang Diki Karapan.