GRASSTRACK ID

Akademi Motocross dan Grassrack Pertama hadir di Provinsi Sulawesi Utara

497c8961-d4ef-4566-9710-82ea76828294

Dengan memperhatikan perkembangan dan ketatnya persaingan antar pembalap di tingkat nasional, karena itu dipandang perlu ada satu tempat yang dapat melatih ketrampilan para pembalap baik teknik maupun fisik, dan oleh karenanya, kini hadir satu akademi motocross dan grasstrack di provinsi Sulawesi utara. 

 

Bermarkas di Watutumouw Minahasa Utara, Sulawesi utara, Trivena Rácing Academy hadir sebagai pelopor sekolah balap garuk tanah di kawasan Indonesia timur.

Walaupun akademi motocross & grasstrack ini terbilang baru terbentuk namun pihak management menjanjikan pengalaman belajar yang menantang bagi para calon pendaftar.

Akademi ini sendiri memiliki sirkuit permanen yang bernama El-Ava Motocross & Grasstrack Sirkuit dengan panjang 1200 meter. Sirkuit ini dilengkapi dengan handicap yang lengkap seperti, Jumping, Double Jump, table top, drilling, dan Camel. Dengan handicap yang lengkap diharapkan para siswa bisa memperoleh ilmu lengkap nantinya.

 

Selain itu akademi ini juga menyediakan fasilitas mess sebagai tempat tinggal bagi para siswanya. Ini bertujuan agar supaya para calon pembalap yang bertempat tinggal jauh dari lokasi akademi tidak repot-repot untuk mencari tempat tinggal.

Novie Laim selaku Owner Trivena Racing Academy berharap akademi ini dapat menghasilkan bibit pemablap muda yang bisa melanjutkan capaian pembalap asal Sulawesi utara yang pernah menorehkan tinta emas sebagai juara nasional motocross lewat nama Andre Sondakh.

Ditempat terpisah, Gerald Tumewan yang bertidak sebagai  Manager Akademi, mengutarakan bahwa pembalap sulut sebenanya memliki potensi besar dan potensi tersebut harus diiringi dengan teknik dan fisik yang mumpuni. Menurutnya, menilik dari apa yang ia lihat saat mendampingi Andre sondakh bertarung di tingkat nasional, pembalap-pembalap di pulau jawa selain memiliki teknik juga memliki ketahanan fisik yang bagus.

Akademi ini sendiri mendaulat Marlon “mamay” Lumentut sebagai pelatih kepala. Mamay panggilan Mantan pembalap era akhir 90-an yang sempat merasakan persaingan di tingkat nasional dibawah bendera JAM Racing team asuhan Johny Pranata dan Alm. Eddy Sumampouw, bertugas mengajarkan teknik sedangkan untuk urusan fisik, Akademi bekerja sama dengan TNI. 

Akademi ini juga di-support oleh salah satu pabrikan motor yaitu Kawasaki. Ivan Ivan Tankilisan sebagai CEO Kawasaki Istana Berkat Gemilang mengatakan bahwa keterlibatan Kawasaki di akademi ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan para siswa agar supaya bisa lebih memahami motocross dan grasstrack dari segi Teknik dan tujuan akhirnya bisa meraih podium di setiap iven.

 

 

Disamping itu juga akademi ini menggandeng salah satu mekanik yang sudah berpengalaman menangani beberapa tim grasstrack yakni Rio x Pusaka sebagai mekanik yang bertanggungjawab untuk setelan motor para siswa.

 

 

Adapun untuk biaya masuk untuk mengikuti akademi ini sejumlah Rp. 4.500.000/ bulan. Dan untuk calon siswa yang melakukan pendaftaran sebelum bulan februari 2024 bisa memperoleh potongan harga menjadi Rp. 3.600.000/ bulan.