Aksi sapu bersih di 4 kelas kategori pro dengan total poin 200, Breifel Wales mengukuhkan dirinya sebagai Juara Umum Kategori Pro di Piala Pangeran 05 yang berlangsung di sirkuit Pangeran McJoe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara 1-3 Agustus 2025. Breifel Wales berhak atas 1 unit motor honda CRF sebagai hadiah untuk Juara Umum di kategori Pro.

Namun raihan poin sempurna tidaklah semudah yang dibayangkan, melainkan diperoleh dengan penuh perjuangan. Pada race pembuka yang berlangsung pada hari Sabtu, pada lap awal Breifel bersenggolan dengan pembalap lainnya di tikungan ketiga. namun dengan perjuangan tanpa lelah Breifel mulai mengejar satu persatu pembalap yang ada didepannya, dan akhirnya Breifel mampu menutup race ini dengan podium kesatu.

Hal yang sama kembali berulang di kelas Sport & Trail moto 1 yang merupakan race kedua pada kategori Pro. Kali ini Brefel Wales terjatuh di R1 setelah bersenggolan dengan Bayu Seto. Keduanya masih bisa bangkit dan melanjutkan balapan namun hasil keduanya tampak berbanding terbalik. Breifel mampu meraih podium pertama namun Bayu tercecer di posisi belakang.

Di kategori Non Pro, tampil perkasa pembalap tuan rumah dari Pangeran McJoe, Aril Salontahe dengan menyabet Juara Umum di dua kategori yang berbeda, yakni Kategori Non Pro U-25 dan Kategori pemula U-20.

Sempat terjadi kejar-kejaran poin antara Aril dengan pembalap Pangeran McJoe lainnya Esar Lopo di moto 1, Namun dewi fortuna kurang memihak kepada Esar Lopo setelah motor tunggangannya mengalami trouble di dua kalas di moto 2.

Tampil dominan di kategori Pemula, pembalap asal tim Popaya Racing Sumber Harapan, Dirly Pongoh. Pembalap yang memulai karir balap dari kategori kelompok umur ini tampak mulai matang dengan meraih juara umum dikategori ini.

Tim Pangeran McJoe di event kali ini selain menampilkan pembalap di kategori Pro, Non Pro, dan Pemula, juga mengikutsertakan pembalap cilik di kategori kelompok umur. Sebut saja nama Darren rompas yang baru berusia 6 tahun, sudah bisa mulai bersaing di kelompok umur 12 tahun, bahkan dapa meraih podium teratas di kelas kelompok umur 10 tahun.

Bayo selaku pemilik tim Pangeran McJoe mengungkapkan bahwa sudah seharusnya kegiatan motocross dan grasstrack kembali digiatkan, mengingat besarnya potensi crosser yang ada di provinsi sulawesi utara. Ia pun menyoroti pembinaan pembalap sejak usia dini. “apabila kita di sulut rutin menggelar iven seperti yang dilaksanakan di tatelu, saya optimis kedepannya Sulut bisa menghasilkan pembalap-pembalap handal dimasa yang akan datang”

Pertarungan sengit terjadi di race terakhir pada hari minggu yakni di kelas Free For All Special Engine. Hadiah “saweran” sejumlah 10 juta rupiah menjadi magnet di kelas ini. Selepas R1 sampai 2 putaran awal Vernando Tulandi memimpin lomba, namun kesalahan kecil di berm membuat dirinya harus rela menyerahkan pimpinan lomba kepada Gideon Alow disusul Mario Salontahe dan berturut turut Refal Sumolang, Criville Kalalo dan pembalap lainnya. Pertarungan sengit terjadi di dua lap terakhir antara Mario dan Gideon, dan akhirnya Mario berhasil mendahui Gideon dan menutup Pangeran 05 Cup ini dengan kemenangan.

Disela-sela penyerahan hadiah, grasstrackID sempat berbincang dengan pembalap asal jawa tengah Bayu Seto dan ia memuji sikuit Pangeran McJoe karena selain layout sirkuit yang sangat bagus, ia juga menyoroti antusias penonton yang begitu besar. Semoga di kesempatan lain saya bisa datang lagi di sulawesi utara, ujar Bayu.


